ZEE AVI – IS THIS THE END

•September 12, 2011 • Leave a Comment

Is this the end?
Then why does it feel
We’d only just begun
I thought we were done

I think I’ll hang on
If you still want me
But if you don’t
I guess I’ll move on

And if you need me
Close your eyes and dream
I’ll give you back your key
But will you be happy?
Will you be happy?

Said we’ll leave it alone
But I wont be here long
And when I’m gone
I guess then we’ll know

Let it Be..

•September 10, 2011 • Leave a Comment

Forgiveness is not about condoning another’s hurtful actions, it is about releasing your negative emotions and perceptions about the painful events. Otherwise you keep yourself chained to those events or people – you keep it alive within you – and you carry it with you where-ever you go.  It is a very heavy burden to carry around and you end up crippling yourself emotionally, mentally, spiritually and physically.

Holding on to anger, resentment, etc. keeps you in ‘victim’ mode – powerless. It means you are letting those people who have hurt you in the past dictate who you are in the present moment.  You can take your power back by releasing these negative emotions and no longer let them hold sway over your thoughts, feelings and actions.

Only you are responsible for what you do, think and feel.  You can choose to hold on to painful events, like a weight around your neck, or you can choose to remove that burden by releasing it (giving it no more emotional energy and therefore power) and living a happier life despite past circumstances.  In other words… let the past be in the past, and live in the now moment. You can’t change what happened in the past, but you have choice over how you live now.

scared

•June 8, 2011 • 2 Comments

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian.

Dear My Hero..

•February 22, 2011 • 2 Comments

Mbah kakung..

 

 

When I close my eyes, I think of you

And now I know your up there in the sky

That’s why its so blue

But you should know that if I cry

Its because I love you

 

We all know that you are gone

But really your just being born

Because from here to thereon

You are being recreated in heaven

I promise they will take good care of you and

I will have it be known of what I’ve sworn

Because I love you

 

The angels will take care of you

But you will take care of him, her, and me

As you watch our daily lives and help us through

That’s just how it will be

And we will always be thinking about you

Because we love you

 

You’re not just a memory

You’re a spirit inside all of us

So vibrantly alive

And you will continue to thrive

Until we meet again in that place that seems so distant

But I know its existent

Because God loves us

 

You fought your fight

You won your battles

But this time God has other plans to make it all right

So just follow that bright light

And it will all be okay because

You are just saving us a seat

Because you love us

 

Your Granddaughter,

Nur Izzati

24 Des 1924 – 18 Feb 2011

 

liburan dan catatan random menjelang hari raya

•September 7, 2010 • Leave a Comment

senanganyaaa…udah bisa nikmatin hari libur kerja sementara yang lainnya masih berkutat dengan kerjaan kantor…uda bisa liburan ke bandung sebelum mulai konsentrasi ibadah di rumah 😀

yessss..hari ini resmi memutuskan untuk gak kemana2 sampai hari raya nanti..full family’s day..agak kangen juga setelah ber hectic2 ria di kantor sampai terkadang ga bisa ngengok keluarga yang hanya berjarak beberapa puluh KM saja. feeling guilty sedikit.. yea..itulah resiko.. im a slave for my work 😉

anyway last day in my office was great..ngundang anak yatim dan bikin pengajian intern kantor buat gua makin bersyukur sama diri gua,,,gratefull to the lord atas semua rejeki yang berlimpah..hidup nyaman tanpa banyak kesusahan..keluarga lengkap yang bisa dukung gua kapanpun di manapun..

and again..for a second time gua berlibur ke bandung..with different friends but the same partner -.-….nothing special about this holiday..maybe i havent met perfect friends and partner buat pergi bernostalgia ke bandung. it was all incomplete. walaupun tetep pergi ke tempat2 yang biasa gua kunjungi 3 tahun ke belakang, tapi tetep aja ga bisa ngerasain euphoria yang dulu gua rasain..hakhakahak..si mella..si mya..si cenong..si ona..si ei..pic jaman jahiliyah..really miss this crazy ladies and how i wish we all can gather dan bernapak tilas di bandung..hahaha

and this partner yang uda kedua kalinya jadi partner gua ke bandung, he’s turn me down..let me down atau apapun itu namanya..sucks and it was all nightmare..never again..dah ah stop talking about this partner..

berlanjut ke liburan..

ga banyak plan yang mau gua isi di liburan ini..selain rencana rawat badan+muka+rambut..selebihnya cuma pengen browsing2 dan posting2 aja 🙂 dah lama juga ga nge blog 😀 berdiam diri di kamar sambil nonton buanyak banget film2 yang gua lewatkan krn sibuknya gua di kantor 3 bulan ke belakang..

happy holliday guys 😉

MEAT THE TRUTH

•May 1, 2010 • 4 Comments

sore2 iseng browsing di internet..ko bumi bisa jadi sedemikian rusak..ya global warming lah,,ini dan itu..mulai dari es mencair di kutub utara dan selatan..pemakaian ac yang memicu pemanasan global dan efek rumah kaca yang bikin mantul cahaya matahari..yaaa ozon bolong lah.. serta segala penjelasan singkat yang gampang dicerna oleh orang2 awam sampai penjelasan yang walaupun saya baca berulang ga bisa saya ngerti karena banyak tulisan2 seperti Co2..H2O carbon or anything else yang bahkan saya tak bisa mengingatnya..

tapi..dari semua artikel yang saya baca,,sungguh hanya pada artikel ini lah saya sebegitu tertarik  apa hubungan pola makan daging dengan pemanasan global??

nahh..bingung gaa??memang ada hubungan kita makan daging sama pemanasan global…penjelasan mengenai hubungan itu memang bukan hubungan langsung. melainkan efek domino lebih tepatnya. kira2 begini penjelasan singkatnya..

Dalam laporan PBB (FAO) yang berjudul Livestock’s Long Shadow: Enviromental Issues and Options (Dirilis bulan November 2006), PBB mencatat bahwa industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%), jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). Emisi gas rumah kaca industri peternakan meliputi 9 % karbon dioksida, 37 % gas metana (efek pemanasannya 23 kali lebih kuat dari CO2), 65 % nitro oksida (efek pemanasan 296 kali lebih kuat dari CO2),  serta 64 % amonia penyebab hujan asam. Peternakan menyita 30% dari seluruh permukaan tanah kering di Bumi dan 33% dari area tanah yang subur dijadikan ladang untuk menanam pakan ternak. Peternakan juga penyebab dari 80% penggundulan Hutan Amazon.

bingung??gini deh,,,

Mengapa ”jangan makan daging” berada pada urutan pertama? Fakta berbicara, seperti laporan yang dirilis Badan Pangan Dunia – FAO (2006) dalam Livestock’s Long Shadow – Environmental Issues and Options, daging merupakan komoditas penghasil emisi karbon paling intensif (18%), bahkan melebihi kontribusi emisi karbon gabungan seluruh kendaraan bermotor (motor, mobil, truk, pesawat, kapal, kereta api, helikopter) di dunia (13%). Peternakan juga adalah penggerak utama dari penebangan hutan. Diperkirakan 70% persen bekas hutan di Amazon telah dialih-fungsikan menjadi ladang ternak. Setiap tahunnya, penebangan hutan untuk pembukaan lahan peternakan berkontribusi emisi 2,4 miliar ton CO2.

Memelihara ternak membutuhkan energi listrik untuk lampu-lampu dan peralatan pendukung peternakan, mulai dari penghangat ruangan, mesin pemotong, mesin pendingin untuk penyimpanan daging. Mesin pendingin merupakan mata rantai paling tidak efisien energi listrik. Hitung saja mesin pendingin mulai dari rumah jagal, distributor, pengecer, rumah makan, pasar hingga sampai pada konsumen. Mata rantai inefisiensi berikutnya adalah alat transportasi untuk mengangkut ternak, makanan ternak, sampai dengan elemen pendukung lain dalam peternakan intensif seperti obat-obatan, hormon dan vitamin.

Mata rantai lain yang sangat tidak efisien tapi telah berlaku demikian kronis adalah pemanfaatan hasil pertanian untuk peternakan. Dua pertiga lahan pertanian di muka Bumi ini digunakan untuk peternakan. Sebagai contoh, Eropa mengimpor 70% protein (kedelai, jagung dan gandum) dari pertanian untuk peternakan. Indonesia sendiri pada tahun 2006 mengimpor jagung untuk pakan ternak 1,77 juta ton. Prediksi produksi pakan ternak naik dari 7,2 juta ton menjadi 7,7 juta ton, kata Ketua Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas-Paulus Setiabudi (Kompas, 8 November 2007). Sementara itu, menurut data Indonesian Nutrition Network (INN), setengah dari penduduk Indonesia mengalami kelaparan tersembunyi (16 Sept 2005), sebagaimana yang dikemukakan oleh Menteri Kesehatan DR. dr. Fadillah Supari, SPJP(K).

Tanggal 30 April 2008 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak segenap bangsa ini untuk bersama saling membahu menghadapi krisis pangan dunia. Akar masalah kelangkaan pangan jika dicermati salah satunya adalah krisis manajemen lahan itu sendiri. Secara matematis, inefisiensi pemakaian lahan pertanian untuk pakan ternak tercermin dari perhitungan kalori yang “terbuang” untuk membesarkan ternak cukup. Pakan yang selama ini diberikan kepada ternak dapat memenuhi kebutuhan kalori 8,7 miliar orang! Berarti masih ada kelebihan kalori untuk 2,1 miliar orang. Sebenarnya tidaklah sulit untuk memahami mendesaknya perubahan pola makan ini, yakni perubahan ke pola makan yang mata rantainya pendek. Perut manusia bisa langsung mencerna kedelai, jagung dan gandum tanpa harus melalui perut ternak terlebih dahulu. Tidakkah beralih ke pola makan bebas daging justru dapat menjadi solusi ketimpangan akses pangan seluruh dunia?

Pertanian untuk pakan ternak itu sendiri merupakan penyumbang 9% CO2 (karbondioksida), 65% N2O (dinitrooksida) dan 37% CH4 (metana). Perlu diketahui efek rumah kaca N2O adalah 296 kali CO2, sedangkan CH4 adalah 25 kali CO2. Satu lagi masalah industri peternakan yang sangat krusial yakni, inefisiensi air. Sekian triliun galon air diperuntukkan untuk irigasinya saja. Sebagai gambaran sederhana, untuk mendapatkan satu kilogram daging sapi mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan ternak, hingga penyembelihan seekor sapi membutuhkan satu juta liter air! Data yang dihimpun Lester R. Brown, Presiden Earth Policy Institute dan Worldwatch Institute, memaparkan dalam bukunya ”Plan B 3.0 Mobilizing to Save Civilization” (2008) bahwa karena untuk memproduksi satu ton biji-bijian membutuhkan seribu ton air, tidak heran bila 70% persediaan air di dunia digunakan untuk irigasi.

Jejak emisi gas rumah kaca daging terukur jelas. Dr Rajendra memberi ilustrasi konversi energi untuk memelihara sampai menghasilkan sepotong daging sapi, domba atau babi sama besar dengan energi yang dibutuhkan untuk menyalakan lampu 100 watt selama 3 minggu. Satu kilogram daging menyumbang 36,4 kg CO2, tidak heran bila data dari film dokumenter ”Meat The Truth” menyebutkan emisi CO2 seekor sapi selama setahun sama dengan mengendarai kendaraan sejauh 70.000 km. Penelitian di Belanda (www.partijvourdedie.en.el) mengungkapkan, seminggu sekali saja membebaskan piring makan dari daging masih 7,6 kali lebih cepat dibandingkan gerakan hemat energi skala rumah tangga dalam setahun.

Penelitian paling gres yang dilakukan Prof. Gidon Eshel dan Pamela A. Martin (”Diet, Energy and Global Warming”) merunut kontribusi setiap potongan daging terhadap emisi karbon. Penelitian ini diakui secara ilmiah dan dipublikasikan dalam jurnal bergengsi para ilmuwan Earth Interaction Vol. 10 (Maret 2006). Jumlah gas rumah kaca yang diemisikan oleh daging merah, ikan, unggas, susu dan telur jika dibandingkan dengan diet murni nabati/vegan, ternyata jika satu orang dalam setahun mau mengganti diet hewani mereka ke diet nabati murni/vegan akan mencegah emisi CO2 sebesar 1,5 ton. Lima puluh persen lebih efektif daripada upaya mengganti mobil Toyota Camry ke mobil Toyota Prius hybrid sekalipun yang ternyata hanya mampu mencegah 1 ton emisi CO2.

Objektivitas akan menuntun kita untuk mengakui pola konsumsi daging sebagai kontributor terbesar emisi gas rumah kaca. Pilihan kita tidak banyak, mengingat tenggat waktu yang demikian sempit. Mengutip tulisan Senator Queensland, Andrew Bartlett, bahwa seluruh dunia tidak mesti menjadi vegetarian atau vegan untuk menyelamatkan planet kita, tapi kita harus mengakui fakta-fakta ilmiah ini, bahwa jika kita tidak mengurangi konsumsi produk hewani, kesempatan kita untuk menghentikan perubahan iklim adalah nihil. Menurut Bartlett, tidak ada langkah yang lebih murah, lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan yang dapat mengurangi kontribusi tiap individu terhadap emisi gas rumah kaca selain memangkas jumlah konsumsi daging dan produk susu dan olahannya.

nahh..udah keliatan kan efek domino nya dimana??gak langsung sih memang..bukan daging nya sebenarnya yang bikin pemanasan global..melainkan cara beternak sapi nya yang menghabiskan begitu banyak energi serta bahan bakar dan pendingin serta lain sebagainya yang memicu pemanasan global itu sendiri,,

i used to be a vegetarian..tp itu dulu tanpa maksud dan niat apapun,,hanya sekedar iseng ikut2an temen aja..dan saya bisa melakukan nya lumayan lama untuk ukuran anak smp yang hanya ikut2an-setahun menjadi vegetarian-

jika sekarang saya menjadi vegetarian dan mempunyai maksud dan tujuan..apa bisa bertahan lebih lama dari setahun??lagi pula..saya sudah terlalu muak dengan panas nya bumi ini..kenapa gak memulai dari diri sendiri sebelum berkoar2 mempersuasi orang lain..dan menjadi munafik dengan mengatakan STOP GLOBBAL WARMING AND DOING NOTHING..

ayo..save our earth..-setidaknya sampai ilmuwan2 di luar sana menemukan tempat tinggal manusia kedua selain bumi-  😉


doh!

•April 28, 2010 • Leave a Comment

hari ini hari kedua gua bolos kerja..ga pernah seumur hidup gua semalas hari ini dan kemarin,,

maksud hati ingin menikmati hari bolosku dengan tidur sepuasnya,,ehh malah jadi lemes dan pusing serta mual2 akibat terlalu banyak tidur..

Ternyata didalam medis hal tsb memang sudah dibahas. Tubuh memiliki siklus bangun dan tidur yang sudah terpola dengan sendirinya. Ketika seseorang tidur dalam waktu yang lebih lama dari biasanya misal saat liburan, maka akan terjadi pergeseran pola dari yang sudah ada sebelumnya.

Akibat dari pergeseran pola tersebut, tubuh akan terasa lemas dan rasanya masih ingin tetap tertidur. Jika tubuh merasakan adanya siklus yang salah atau berbeda maka orang akan merasakan kelesuan, kelelahan dan pusing. Kondisi ini sangat mirip dengan gejala jet lag.

Untuk menghindari rasa lemas karena terlalu banyak tidur, tak ada salahnya untuk melakukan beberapa tips berikut agar pola tidurnya teratur, yaitu:

  • Buatlah waktu bangun dan tidur yang sama setiap harinya, termasuk pada akhir pekan. Kuncinya adalah pada saat bangun tidur, jika tidur lebih awal maka bangun tidurnya pun harus lebih awal.
  • Biasakan diri untuk terkena sinar matahari pagi setiap harinya saat baru bangun tidur. Selain bagus untuk menghilangkan rasa lemas, sinar matahari pagi juga mengandung vitamin D yang berguna bagi tubuh.
  • Hindari tidur terlalu lama saat akhir pekan, meskipun malam sebelumnya tidur larut malam. Usahakan tidur 15-30 menit lebih awal pada malam berikutnya.
  • Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol 2-3 jam sebelum waktu tidur.